…………………
Nasionalis-Religius
Menyinggung tentang target konstituen Partai Demokrat, dikatakan, seluruh rakyat bangsa Indonesia yang cinta bangsanya dan bertuhan (nasionalis-religius).
Isu yang akan diangkat sebagai ”jualan’ kepada para pemilih (voters) seperti penegakan HAM. Karena isu ini masih sangat relevan mengingat begitu banyak pelanggaran HAM di Indonesia.”Orang berbicara mengenai HAM, tetapi menginjak HAM orang lain. Itulah realita di negeri ini,” ujar Budhisantoso.
Selain itu, isu yang tak kalah penting adalah keadilan sosial (social justice). Alasannya, masalah keadilan sosial tidak menjadi prioritas selama ini. Yang selalu dibicarakan adalah supremasi hokum yang pada akhirnya, tidak ada penegakan hokum sehingga tidak ada keadilan sosial.
Untuk menarik dukungan publik, PD tidak akan melakukan langkah unjuk kekuatan melainkan dengan cara yang elegan dan simpatik. Sebab PD sendiri mengandalkan the silent majority power.
Partai Demokrat dinyatakan berdiri pada tanggal 9 September 2001 di Jakarta, dan baru akan dideklarasikan pada bulan Mei mendatang. Hingga kini sudah ada 21 DPD yang terbentuk, dan kemungkinan masih akan bertambah. (mic) (Sumber:Sinar Harapan)