Nasionalis dan Religius sebagai sebuah nama, icon dan memilki konotasi berlandaskan potret bangsa Indonesia yang majemuk,pluralis,beragam,berbeda tetapi juga memiliki jiwa dan rasa yang kuat terhadap nilai – nilai moral , ketuhanan, idealisme dan juga semangat untuk selalu menjaga keutuhan bangsa dan negara dalam kerangka UUD 45 dan Pancasila .
Tidak bisa dipungkiri mengenai rasa memilki yang kuat, rasa cinta tanah air yang tidak dipaksakan terhadap Indonesia secara utuh dan integral , Sebagai sebuah negara yang terdiri atas Sumber Daya Alam yang sangat banyak . Luasnya lahan untuk pertanian , berladang dan laut yang tiada henti dihasilkan produksi ikan laut untuk bisa dikonsumsi . Sebuah negara katulistiwa yang kaya raya .
Namun hari ini , sedang dilanda persoalan yang besar dalam bidang perekonomian , lingkungan hidup dan krisis kepercayaan serta kebingungan di tengah khalayak kiri kanan depan belakang dari negara tetangga maupun negara seberang . Demokrasi dan reformasi harus lanjut terus , untuk tidak lagi menoleh ke belakang , mencari kesalahan , mencari dendam dan menambah persoalan bangsa . Duduk kan pada posisi yang pas dan tepat maka persoalan bangsa akan bisa dituntaskan.
Mental dan semangat kemandirian harus dipupuk terus demi menjaga dan menguatkan jiwa dan spirit bangsa dan masyarakat . Jangan bergantung terhadap asing dan mau diintervensi dari upaya – upaya kepentingan sesaat dan golongan .
Indonesia dengan potensi resources(SDM) berjumlah hampir 200juta orang adalah asset yang luar biasa . Tinggal bagaimana porsinya harus dibagi antara pemimpin , rakyat , pengusaha / bisnis , elemen professional , aparatur dan birokrat , ulama, dll . Mesin cetaknya juga harus dipersiapkan dengan baik dan matang sehingga produk yang bisa dihasilkan akan maksimal dan bisa muncul ke permukaan sebagai expert yang tidak bisa disepelekan . Sebagai negoisator ulung dan ahli hitung dan analis yang mampu mengambil peran maksimal dalam level , nasional maupun internasional . (/akmal budi yulianto)